ini ketulusan atau pembodohan??

hey....apa yang kau pandang ke arah sana.
hey.. apa yang kau tunggu di balik benteng sana..

apa kau masih mengharapkan dia datang kembali..
lihatlah berapa banyak waktu yang telah kau sia siakan...

mungkin di luar benteng itu ada wajah ataupun kilauan permata yang menghalangi pandanganya kearahmu..

aku tidak ingin mengatakanya...

tapi aku benar2 tidak sanggup untuk tidak mengatakan kalau "kau itu bodoh"

karena apa kau akan masih bertahan dengan kebodohan kebodohan itu...??

jika kau mengatakanya "karena cinta"...

cinta yang seperti apa yang kau maksud..??

tentang apa yang kau beri dan apa yang seharusnya kau dapat,tapi tak pernah kau dapat.. dan kau akan tetap bangga dengan mengatakan itu adalah "ketulusan"

ketulusan bukanlah seperti itu...
mungkin sebelumnya aku adalah "orang bodoh" sebelum kamu.. dan aku tidak pernah tau selanjutnya apa aku akan tetap menjadi bodoh..
atau aku akan menjadi lebih bijak dengan apa yang pernah aku lalui..

tetapi ada satu hal yang harus aku katakan..

denger baik- baik...!!
anggaplah aku satu satunya orang di dunia yang tertinggal selain kamu..
dan kau harus mendengarkanya lalu memikirkanya..

basuh air matamu.. usaplah wajahmu dengan air sungai itu..

sekarang tatap ke arah air itu..

siapa yang terlihat...??
iya ...
itu adalah wajahmu .. itu adalah kamu...

sebelumnya kau terlahir sendiri..
tidak ada yang mengenalmu...
bahkan kau tak pernah tau siapa dirimu..
lalu orang tuamu memberimu nama...
mendidikmu..memberi apa yang kau butuhkan..
bahkan.. setelah kau menjadi dewasa seperti ini..

apakah orang tuamu pernah mengungkitnya...
apakah orang tuamu pernah meminta kembali apa yang pernah mereka beri...

jawabanya tidak...
apa itu disebut "ketulusan??"

iya itu adalah ketulusan sesungguhnya...

tetapi seandainya kau melawanya.. mengingkarinya mengkianatinya..apa yang telah mereka berikan..

apakah ketulusan itu masih akan tetap terlihat indah di mata mereka..

tidak...!!

semua akan menjadi menyakitkan... mereka memang tak pernah berharap dengan apa yang telah mereka berikan... tapi bukan seperti itu juga yang seharusnya mereka dapatkan..

memang ketulusan itu memberi tanpa berharap mendapatkan apa yang mereka berikan.

tetapi "ketulusan" wajib mendapat apa yang seharusnya dia dapatkan...

jika itu tidak ada..
maka tidak ada yang namanya ketulusan..
begitupun dengan dirimu dengan cintamu..

kau tak pernah berharap dengan ketulusan yang kau perbuat..
tapi kau wajib mendapatkan apa yang seharusnya kau dapat...

kau berikan cinta.. jika kau tak pernah berharap mendapatkan cinta... itu adalah pembodohan..

karena kenyataannya walau kau tak nengharapkanya..
tapi aku tau,hatimu tetap menginginkan apa yang seharusnya engkau dapatkan...

jika kau tak pernah mendapatkanya...

bangkitlah...
cukuplah yang kau beri.. cukuplah kau lihat dia bahagia dengan ketulusan darimu...


lalu bangkitlah...
berilah ketulusan itu di tempat lain....dan dapatkanlah apa yang kau cari dan yang seharusnya engkau dapatkan..

Share this with short URL Get Short URLloading short url

Related posts

THE BEST ARTICLES


EmoticonEmoticon