Thursday, November 5, 2015

gue gak tau mau nulis apa,iya gue memang seorang penulis biasa tapi untuk seorang penulis membuat tulisan tentang dirinya untuk menjadi bacaan orang  merupakan hal yang agak sulit,tp tetaplah gue ingin menulisnya sebagai "hadiah untuk persahabatan" mungkin tidak ada salahnya.

gue gak tau harus memulainya dari mana,tetapi satu hal yang gue ingat adalah ketika pertama gue datang ke sebuah negeri di sebrang,

gue tau pada waktu itu mungkin masih dini untuk mengenal dunia yang luas ini,bagiku semua terlalu asing untuk seseorang sepertu gue,tapi gue tau inilah adalah sebagian kecil dari perjalanan gue mengenal dunia kedewasaan.

gue yang masih terlalu asing untuk negeri yang baru gwe singgahi ini,mencoba mengenali apa yang ada di sekeliling gue,baik sifat sosialisnya maupun keadaan keadaanya baik itu orang yang berbeda beda harus berkumpul dengan tujuan sma yaitu memperbaiki nasib masing2.

gue mengenal seseorang atau bisa di sebut teman pertama gue,sebut saja namanya surist,dia bukanlah orang yang mudah memahami bahasa gue,karena dia seorang yang memang beda dari segi bangsa dan negara, namun gwe mencoba memahami dia dan dengan sendirinya kita saling bisa memahami.

persahabatan gue dan dia begitu akrab,bahkan dalam satu kerja kita saling memahami satu sama lain, gwe tidak pernah bernada tinggi (emosi) pada dia,begitupun sebaliknya.

dia mengajari gue banyak hal yang belum gwe ketahui,dan dri dia lah gwe memahami satu point bahwa sesungguhnya seseorang itu tak peduli dari mana dia berasal,bagaimana bentuk fisiknya,suku maupun agamanya, jika kita bisa memahami seseorang itu dengan sendirinya naluri mereka untuk memahami kita akan tumbuh dengan sendirinya.

gue ingat waktu gwe sholat,dia sedang sakit dan bertelfon dengan keluarganya,dia langsung mematikan telephonya dengan alasan gwe sedang beribadah dan tidak menggangunya karena waktu itu kita dalam satu ruangan.

seiring berjalanya waktu gwe mulai mengenal orang2 di sekeliling gue, dan datang beberapa orang baru yang mungkin tujuan datang kenegeri ini tidak beda dari saya.

dia 3 orang remaja yang semuanya perempuan dan satunya seorang perempuan yang sebelum gue masuk kesini dia memang sudah disini.

dan mereka berempat adalah saudara sepupu. dan perempuan itu adalah kakak sepupu dari mereka bertiga.

gue ingat waktu itu gue  ngajarin salah satu di antara 3 orang itu kerja, namun gue di marah oleh kakanya itu seakan gwe ini tukang cabul (hehe) .

gue bisa menerima kesalahan gue karena gwe ngajarin satu orang cwe itu tanpa memberi tau lokasi gwe.

singakat cerita gwe mulai dekat satu cwe itu sebut saja nama dia any.

ok gwe mulai dekat dengan dia tp banyak orang yang tidak suka gue dengan any itu,kecuali satu orang yaitu surish my real best friend yang gue punya saat itu.

namun setelah sebulan dekat akhirnya cwe itu harus di pindah kan ke tempat lain.

seiring berjalannya waktu cwe itu mulai berubah gwe sadar mungkin karena keadaan.

gwe masih suka telefonan dengan dia waktu itu.

sampailah pada waktu itu dia bener2 berubah,gue ingat betul gimana baiknya gue memperlakukan dia,tp apalah gwe untuk memaksa seseorang tetap konsisten pada kata katanya yang pernah di ucap ke gwe. dan gwe sadar teryata dia seseorang yang ga pantes gue perjuangkan.

di belakang gue teryata dia sudah dengan seseorang lain. itu gue dapat tau dari media sosial dia dengan nama baru dan kekasih baru hahaha.

gue ikhlasin itu karena prinsip gue masih sama "gue gak akan lepasin yang gue miliki tapi jika sampai terlepas gue gak akan cari lagi"

ok walau gwe sakit hati waktu itu dengan cara dia. pelan pelan gwe mulai sadar bahwa hidup ini tak sesempit itu.
gue mencoba mengenal orang lain dan gue ingat pada waktu itu ada seseorang yang liburan dr singapore dan singgah du negara ini. kita berkenalan dan akhirnya gwe sahabatan dengab dia. akhirnya kita dekat.

namun pada waktu bersamaan gwe juga harus kehilangan surist yang harus balik ke negaranya karena penyakitnya..
gue pun akhirnya bekerja sendiri,tapi tak apalah semua juga demi kebaikan dia.

kembali ke topik selanjutnya masih tentang any akhirnya gue bisa bener2 lupa dia.

karena mungkin bencinya gue sama dia
dan gwe mulai jatuh cinta sama cwe yang akhir2 ini dket sama gue.

walau dia di indo ..gue disini tp gwe sama dia tetep sharing cerita hingga akhirnya gwe balik ke indo dan kita di pertemukan lagi di jawa.

hingga sampai saat ini kita masih bersama.
dia adalah cwe yang bener2 sabar menghadapi gue.dan seseorang yang sangat istemewa dalam hidup gue.

dan setelah 4 tahun disini akhirnya datang masanya any dan saudara2nya harus pulang.

dan kita di pertemukan lagi sebagai seorang sahabat,gue sudah maafin dia.
dan gwe selalu doain dia, semoga dia selalu happy.apalagi dia mau menikah.
semoga dia bener2 jadi seseorang wanita yang baik untuk suaminya.


dan gwe juga bahagia dengan kehidupan gwe yang sekarang.

gue sengaja tulis ini semua agar gue dan any tidak lupa walau diantara kita pernah ada apa2 tapi tetaplah tidak bisa merubah kenyataan bahawa gue dan dia adalah sahabat seperjuangan.

sampai jumpa.
dan semoga selalu bahagia.
my friend.

Comments 0