Sunday, September 20, 2015

sejenak kurebahkan jasad duniawi ini ke tempat tdur....tatapan kosong pada langit langit kamar ku membawa berangan mendapatkan seulas senyum indah untuk esok..mendapatkan pelukan hangat kedamaian setiap detik hidup ku...
"ahh...ntah kapan..."
pikirku sambil mencoba bangkit dari kasur yg bisa d bilang terlalu keras untuk d jadikan alas tdur...
tak seperti dulu,atau pun kemaren....kuat hari ini jiwa berkeinginan untuk mencari tempat....
tempat dmana aku merasa aku,tempat dmana aku bisa meluapkan sedih,pilu,luka dan lara ku yang tak mampu ku tahan...kekacauan batin yang mengusik setiap kenyataan hidup yg aku jalani....namun ntah lah,tak pernah mampu ku temui apa jawaban semua ini....

ku buka buku jiwa,buku yg penuh tulisan yg tak bisa ku ungkap,buku yang selalu menampung semua amarah,suka cita,atau kenangan dalam sudut mata kehidupan...

kurangkai bahasa batinku...apa yang sedang ingin ku sampaikan...apa yg sedang ingin ku hempaskan,,,seperti sebuah beban batin yang tak pernah tau rupa wujudnya....
aku memang aku...yg hdup dengan ke apa adaan nya....ku yg selalu ingin seperti yg ku lihat...aku yg ingin terlihat sempurna walau caraku salah...aku yg hnya mampu menapaki hari dengan keegoisan...

lembar demi lembar ku tulis,ku ungkapkan,dimana seakaan tangisan buku melihat ratapan hdupku...yang tak pernah mampu ku tumpahkan pada manusia lain....pada pikiran lain...

aku....ya....aku
yg selalu teringkir bagai debu yang melekat pada barang mewah,atau guci mahal bernilai tinggi walau hnya pajangan,atau selipan kecil lidi d antara sapu lidi....aku terlalu lemah untukku sendri...ku tak mampu keluar dari angan tinggi yang membuatku lupa tuhan...lupa penciptaku.....

yang ada salam benakku hnya bahgia....ku ingin bahagia....aku ingin bahgia itu nyata....walau kadang terselip luka diantara senyum..krna ku tak mau mereka tau....

sejenak ku teguk kopi yg selalu mengerti jika ku sendri....dan mencoba menikmati apa itu bahagia sesaat...
tak penat...dalam kesedihan kadang ku memohon masa lalu ku kembali....karna itulah bahagiaku...bahagia yg tlah berbahagia....tp akal sehat ku mengalahkan sifat keras nafsu amarah kepada tuhan,yg tlah mengatur jalan ini semua...
sekarg,aku tetaplah aku
yg terus mencoba baik diantara baik...mencoba bersyukur diantara bersyukur,dan mencoba bahagia diantara bahagia....
jam dinding pun memanggil angan angan semuku untuk pergi dari kepala,mnyadarkan bahwa inilah hdupku....
ku skrg tau....
langkahkan apa yg tlah kau injak....
gapailah apa yg tlah dapat....
kejar lah apa yg tlah tampak....
seblum akhirmu karna kau yg mengakhiri....
ku akhiri tulisan dengan senyum dan mengerti

 " KU TAK SENDIRI "

By:RZX

Comments 0